Tangga Perpus

  • 0
Ujian pada saat bertandang ke perpus bukanlah pada sisi memilih dan memilah buku yang tepat. Itu bisa diatasi dengan komputer pencari. Cobalah sekali-kali kau gunakan itu, jangan gaptek. Ujian terberat adalah tangga. Ya, tangga adalah pisau bermata dua, koin bersisi dua. Sungguh situasional, kadang bersahabat kadang sebaliknya. Kalau sedang bersahabat, melompati anak tangga sebanyak 2-3 bisa dilakukan dengan enteng. Itu berlaku untuk jumlah lantai sedikit. Tapi coba kalau bangunan tinggi berlantai 8, beda lagi ceritanya, itu adalah sebuah penyiksaan yang lumayan. Variabel lift disini (harus) diabaikan karena biasanya perpus di kampus (utamanya kampus negeri) cenderung tidak manusiawi. Mungkin kalau dari perspektif Mario Teguh atau TDW, ini merupakan sebuah tantangan, yang bisa diatasi dengan penyesuaian mindset secara tepat. Tapi apakah seperti itu? Coba kau rasakan sendiri. Mungkin hanya kucing dan pria L-men yang memakai Rexona yang bisa bolak balik naik turun tangga tanpa berpeluh dan berkeluh. Mungkin saja..

No comments:

Post a Comment