Hanya sebuah hari kamis biasa

  • 0
Hari ini adalah pemilihan kepada daerah untuk wilayah provinsi Jawa Timur. Seperti layaknya mahasiswa normal, saya tidak ikut memilih. Kalau kau bertanya, kenapa bisa? Sudahilah prinsip idealisme-mu tentang 1 suara itu tetap sangat berpengaruh. Saya bukannya tidak peduli, tapi saya tidak punya kartu pemilih. Itu saja. Jadi saya tidak memilih bukan karena pilihan, tapi karena nasib. Nasib menjadi warga ilegal. Oleh karena itu, biarkanlah mereka, para pemilih terdaftar, yang sibuk dengan keriuhan. Kami disini mau tidur, seolah tidak terjadi apa-apa.

No comments:

Post a Comment