Monokrom

  • 2
Gunung Kelud lagi kalut. Entah apa masalahnya, tidak ada yang tahu. Karena gunung punya bahasa sendiri -mungkin sampai saat ini hanya nabi Daud yang bisa mengerti- ia tidak akan mengirim  broadcast message di BBM atau update status di FB bila mau erupsi. Ia hanya memberi pertanda, manusia yang harus menafsirkannya sendiri. Apakah itu berupa waspada, siaga atau awas. Intinya, kalau kamu masuk daerah radius bahaya, isi memang tangki bensin sampai full.

Erupsi tidak hanya soal letusan. Ia juga membawa abu. Itulah mengapa, hari ini banyak atap-atap rumah di kota-kota Jawa Timur, Jawa Tengah bahkan Jawa Barat menjadi abu-abu. Semacam lautan monokrom. Namun anehnya, orang-orang di luar Jawa rame-rame membuat hastag #prayforkelud, sementara orang-orang di Jawa senang karena hujan debu. Semacam hujan salju KW-2. Begitulah penyakit masyarakat tropis. Coba kamu liat foto-foto di facebook atau twitter kalau tidak percaya.

masker N95 yang paling cocok untuk debu vulkanik

Selain itu, ada pula yang menggunakan ilmu cocoklogi untuk mengaitkan waktu peristiwa dengan ayat-ayat di kitab suci. Entah dimana korelasinya. Kita kan sudah tahu bahwa pada dasarnya fungsi kitab suci itu memang sebagai pembawa kabar gembira dan sebagai pemberi peringatan. Wajarlah.

NB: Btw, mungkin kita bertanya-tanya mengapa Jogja tertutup abu lebih tebal daripada Surabaya? Mungkin citra dibawah ini bisa menjelaskan kebjadian tersebut.

sumber: Dony Kushardono (klik gambar untuk memperbesar)
Keterangan gambar: Sebaran debu vulkanik letusan Gunung Kelud Jawa Timur 13 Feb 2014 malam, dilihat dari citra satelit cuaca sejak pkl 23 wib s/d pkl 6 wib pagi ini, terlihat debu vulkanik (warna putih seperti awan pada tanda panah merah), pd pkl 24 wib menyebar diatas blitar, tulungagung, kediri, malang, nganjuk, jombang, dan kemudian tertiup angin menyebar kearah barat hingga diy, jateng disisi selatan, dan pantauan terakhir pkl.6 wib pagi ini diatas pantai selatan jateng hingga ciamis jabar & mayoritas sudah diatas samudra Indonesia.

2 comments:

  1. Saya pulang dan kelud erupsi..
    #cocokologi

    ReplyDelete
    Replies
    1. tanah jawa tidak rela melepasmu. kembalilah engkau hai satria piningit.. selamatkan kamiii.... hikss :'(

      Delete