Semacam Review: Be with You

  • 0
Seperti apakah cinta pada kesempatan kedua?
Kalau kau bisa menjawab pertanyaan seperti itu artinya kau sudah berhasil CLBK. Selamat, anda tidak jadi move on!.

Tapi bukan itu inti pertanyaannya. Mungkin kau anaknya menganut paham empirisme. Tidak percaya segala hal kecuali hal tersebut dapat diindrawi. Baiklah. Jawaban yang kau butuhkan ada di film ini, Be With You (Ima, ai ni yukimasu).

Film dari Jepang ini benar-benar mampu memvisualkan secara baik jawaban dari pertanyaan di atas. Bahkan tidak cuma memvisualkan, tapi film ini benar-benar mampu menkonstruksi rasa dan suasana. Toplah.

Bagi saya, film ini -mungkin bukan hanya flm ini sih, tapi kebanyakan film drama Jepang juga demikian- benar-benar mampu menghadirkan rasa, suasana dan emosi, mengaduk-aduknya, kemudian menempel untuk saat yang lama di dalam kepala. Inilah salah satu kekuatan yang membuat film ini sayang untuk dihapus, harus di-save baik-baik untuk disebar ke fakir-fakir film donlotan yang haus kasih sayang.

Bahkan, bisa saja setelah menonton film ini kau akan tersugesti dengan pesan film ini bahwa cinta sejati itu mampu memberikan kesempatan kedua. Sehingga mungkin kau kembali men-stalking mantan-mantanmu, berusaha menghubungi mereka kembali, dan kemudian berakhir dengan makian. Kasian. Saya harap jangan ada kejadian seperti itu, janganlah mudah terbawa suasana.

ini filmnya
Setidaknya ada beberapa pesan moral yang akan saya bagikan kepada sodara-sodara hasil dari menonton film ini:

1. Nontonlah film ini sebelum ada film baru yang lebih bagus. Tapi bagaimana kau bisa tahu film baru itu lebih bagus daripada film ini kalau kau belum nonton? Ini seperti paradoks Kucing Schrodinger (Schrodinger's Cat). Makanya, kau harus nonton.
(Kalimat ini adalah contoh kalimat persuasif mengarah kepada pemaksaan)

2. Setelah nonton ini mungkin kau akan bertanya-tanya kenapa orang Indonesia tidak bisa buat film seperti ini. Film yang luar biasa bagus (subjektif) tanpa perlu ada konflik eksplisit membabi-buta yang dibawakan oleh karakter antagonis super kejam? Kenapaaaa?

3. Film ini tidak dianjurkan bagi yang berhati batu atau berotak mesum. Tidak akan ada yang bisa kau dapat dengan nonton film ini. Kembalilah ke tontonanmu yang lama, video 3GP.

4. Khusus laki-laki, (sangat) tidak dianjurkan untuk menonton secara beramai-ramai. Ada baiknya tidak usah kau tanyakan mengapa. Cukup ikuti saja pesan ini.

Saya kira cukup sekian saja. Sekian.


Catatan Tambahan:

*) Akhirnya #semacamreview turun gunung lagi, setelah mati suri akibat sirkulasi tontonan di laptop akhir-akhir ini dimonopoli oleh serial-serial barat yang kelihatannya masih belum ada niat untuk tamat. Selain itu di dalam masa-masa tersebut sempat juga beberapa kali menonton film-film Hollywood yang, kau-tahu-lah, kualitasnya sampah, sehingga tidak layak untuk direview.

*) Tulisan ini walaupun judulnya #semacamreview, tapi isinya bukan review. Kalau kau merasa tertipu, kasian deh kamu. Saranku, coba cari blog review yang kredibel.

No comments:

Post a Comment