Tragedi Jurnal

  • 0
Beberapa waktu lalu, ada seorang teman saya, seorang anak kesehatan meminta untuk men-translate-kan jurnalnya. Saya sudah beritahu bahwa saya ini anak Teknik dan nilai TOEFL saya juga pas-pasan (pas 500 maksudnya, #eeaaa). Namun dia tetap bersikeras hingga  akhirnya saya mengabulkan permintaannya, lebih tepatnya mengabulkan ancamannya.

Kini, selang beberapa waktu, tidak ada lagi kabar darinya. Padahal dia sudah bilang akan men-translate lagi jurnalnya tidak lama setelah hari itu. Apakah dia sudah sadar? Wallahu a'lam...

No comments:

Post a Comment