Perayaan yang tidak benar-benar dirayakan

  • 0
Hari ini katanya hari blogger nasional. Kebetulan saya seseorang yang mengklaim diri secara sepihak sebagai seorang blogger, maka tentunya reaksi wajar pertama adalah bahagia, walaupun tidak sebahagia waktu hari ulang tahun sendiri atau waktu saldo rekening bertambah tiba-tiba di awal bulan.

Tentunya yang diharapkan dari sebuah peringatan adalah perayaan. Saya keluar rumah, tidak ada tanda-tanda adanya panggung hiburan yang disiapkan atau spanduk-spanduk yang terbentang berisi ucapan-ucapan. Alangkah sepinya. Saya kembali ke kamar, menyalakan TV, mencari-cari berita. Tidak apa pula stasiun TV yang mengabarkan, atau saya tidak memperhatikan? Entahlah. Sunyi, sepi dan terlewat begitu saja.

No comments:

Post a Comment